Tanggamus, bbiterkini.com -- Untuk mengantisipasi potensi bencana alam menjelang arus mudik Idul Fitri 1446 H, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus menyiagakan personel dan peralatan di sejumlah titik rawan bencana, khususnya di sepanjang Jalan Lintas Barat (Jalinbar).
Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus, Irvan Wahyudi, mengatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan para pemudik, terutama di daerah rawan longsor seperti Batu Kramat, Sedayu, dan Ulu Belu.
“Saat ini curah hujan tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan longsor dan luapan sungai. Kami telah menyiapkan personel dan peralatan di titik-titik rawan untuk memastikan kelancaran arus mudik,” ujar Irvan, Jumat, 21/3/2025.
BPBD juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan, seperti sosialisasi ke masyarakat, pemasangan imbauan di lokasi rawan bencana, serta optimalisasi posko siaga bencana sebagai pusat informasi dan koordinasi.
Untuk mendukung penanganan bencana, BPBD memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas, serta lintas OPD, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Tanggamus tentang Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi 2024/2025.
Sementara itu, Erwin, warga Kotaagung, menyambut baik kesiapsiagaan BPBD dalam mengantisipasi bencana, terutama di jalur mudik yang banyak dikelilingi tebing rawan longsor dan pohon besar.
“Sebagai pengguna Jalinbar, kami mengapresiasi langkah BPBD yang menyiagakan personel dan alat berat. Ini sangat penting untuk mencegah dan menangani bencana saat arus mudik nanti,” ujarnya.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan segera menghubungi Call Center BPBD Tanggamus di (0722) 72202 jika terjadi kondisi darurat.***