Tanggamus, bbiterkini.com -- Gas Elpiji 3 Kg secara mengejutkan tiba-tiba mengalami kelangkaan di Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025. Selain mengalami kelangkaan, Gas jenis Melon yang di subsidi ini juga mengalami kenaikan harga yang di luar batas aturan pemerintah
H-3 lebaran Idul Fitri 2025, seorang ibu rumah tangga bernama Tina, warga Pekon Menggala Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus, pada jum'at, 28 Maret 2025 menyebutkan bahwa ia membeli Gas Elpiji 3kg dengan harga 35 ribu rupiah Per-tabungnya
''Di mana yang saya dengar ada warung pengecer jualan Gas Elpiji 3kg Saya datangi dari mulai Pekon saya sampai dengan Pekon yang lain meski merasa kecewa saya menemukan harga di salah satu pengecer dengan harga 35ribu," ujarnya.
"Mau bagaimana bang sambungnya, walaupun harganya mahal kita ambil saja Karna kebutuhan apa lagi di bulan puasa, Jika tidak ada Gas melon ini semua yang ada di dapur tidak akan tersaji alias tidak masak ," katanya dengan mengeluh
Ia juga melanjutkan meminta kepada pemerintah melalui Dinas terkait yang membidanginya supaya harga Gas Elpiji 3kg ini di tata dengan cara belusukan atau di sidak agar pengecer tidak memainkan harga yang tidak akan menimbulkan kelangkaan
"saya meminta sama pemerintah melalui dinas terkait atau yang membidanginya, supaya belusukan kebawah untuk cek langsung harga pengecer yang ada di kota agung timur" Tutupnya
(Bana)